Hallo kang Ibnu,
pakabar?
Di Belanda Kenal ama Natasha ngak ?
katanya dia kenal ama Ibnu....
selamat ya, smoga sukses kuliahnya
--- ibnuaviciena <ibnuaviciena@ yahoo.com> wrote:
> salam,
>
> mungkin mas bonnie yang sejawarawan asal lebak bisa menjawab. saya
> hanya ingin komentar saja. di pelajaran antropologi sering dibahas
> persoalan simbol. terkait dengan ini ada hal menarik di persoalan
> nama, termasuk di kata Lebak. hanya saja yang sering dilalaikan dari
> simbol ini adalah konteks, padahal ini bagian penting.
>
>
> nina lubis mengutip tihami mengatakan bahwa banten berasal dari prase
> apa gitu, saya perlu cek lagi. yang jelas prase itu menunjukan bahwa
> kata itu kependekan dari perlawanan terhadap belanda. saya kira ini
> adalah pembahasan yang lucu dan tidak seharusnya dimasukan ke dalam
> sebuah buku serius. lagi2 pertanyaaanya: apakah ketika banten dipimpin
> oleh hasanuddin tidak bernama kesultanan banten? kalau pada periode
> hasanuddin kerajaan tersebut sudah bernama banten, jelas sudah bahwa
> kata asal kata itu cuma dibuat2.
>
> ada yang bilang bahwa banten berasal dari prase "ketiban inten". ini
> juga lucu. inten dari mana dan siapa yang ketiban inten. mas toto
> bilang yang benar bukan ketiban inten, tapi ketiban santen.
>
> khusus soal kata irian jaya, saya sarankan anda membaca buku pramoedya
> ananta toer, Aku Terbakar Amarahku Sendirian.
>
> salam
> ibnu
>
>
>
Rabu, 23 April 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar